Rasa Syukur dan Terima Kasih



“ RASA SYUKUR DAN TERIMA KASIH”
BANTUAN LANGSUNG TUNAI DANA DESA (BLT- DD)

Menjadi salah satu kebanggaan bagi desa Air Batu Buding   kecamatan Badau kabupaten Belitung dalam usaha dan proses yang dilakukan secara partisipatif  guna percepatan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) dan menjadi salah satu desa di kabupaten Belitung  yang melakukan penyaluran BLT DD tersebut langsung ke penerima manfaat  secara tunai.

Terjadi kerjasama antara Pemerintahan Kabupaten, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPPKBPMD),  OPD terkait, Pemerintahan Kecamatan, Pemerintahan Desa , Pendamping Desa, Pelaku Masyarakat dan Masyarakat desa Air Batu Buding.  Terlihat bagaimana kerjasama  dalam satu kesatuan tim dapat menghasilkan karya yang luar biasa  dan mampu mengatasi berbagai masalah yang ada.

Proses sebagai bentuk partisipasi masyarakat dan Pemerintahan  berjalan secara simultan sehingga Desa mampu merangkul masyarakat dalam berbagai upaya mulai dari  perencanaan, pendataan masyarakat yang layak mendapat BLT DD, musyawarah Desa khusus, perubahan RKP dan APB Desa, penyiapan dokumen, administrasi  sampai  pelaksanaan kegiatan terutama dalam penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD).
Foto Bersama  Saat Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) TA 2020   Oleh DPPKBPMD, TA PM P3MD, Camat, Babinsa, Babinkamtibmas dan  Kepala Desa Air Batu Buding

Setelah dilakukan pendataan,  beberapa kali validasi  dan beberapa  proses lainnya kemudian baru bisa dilaksanakan penyaluran  Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) kepada 78 KK  miskin dengan rincian kriteria  10 KK belum terdata sebagai penerima bantuan Jaminan Sosial, 50 KK kehilangan mata pencaharian dan 18 KK yang anggota keluarganya punya penyakit menahun/kronis , demikian seperti apa yang disampaikan pak Isnanto selaku  kepala desa Air Batu Buding.  
Pemberian Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) TA 2020  Oleh Kepala Desa Air Batu Buding  Kecamatan Badau Kabupaten Belitung

Sebagai salah satu  penerima manfaat  BLT  DD  yang  kami datangi adalah bapak Harjono  masuk kriteria keluarga miskin yang kehilangan penghasilan karena wabah Corona. Beliau  menyatakan sangat berterima kasih dengan adanya BLT DD ini. Kami  sengaja mendatangi rumahnya  untuk melihat kondisi kehidupan beliau sehari-hari. Rumah yang juga sederhana yang diperoleh dari pengalihan turun temurun. Rumah tersebut awalanya merupakan rumah keluarga besar pak Harjono yang kemudian diwariskan ke kakaknya dan baru terakhir diserahkan ke pak Harjono. Rumah tersebut mendapat bantuan dari program RTLH.

Bapak Harjono Sebagai Salah Satu Penerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) TA 2020  Sebesar Rp.600.000,-    Di Depan Rumahnya
Beberapa pertanyaan yang kami ajukan ke bapak Harjono.
“Uangnya akan digunakan untuk apa Pak ?” kata Saya, berusaha untuk terus tersenyum dan memperhatikan wajah yang sudah penuh dengan gurat-gurat usia dan kematangan hidup.
“Untuk kebutuhan sehari-hari,” kata bapak  harjono  singkat.
 “Juga persiapan selama tidak bisa ngelimbang,” tambah bapak Harjono yang pendapatan sehari - harinya dari  “ngelimbang”  (mencari pasir timah).
“ Pengaruh Covid – 19 terhadap kehidupan bapak sehari-hari seperti apa Pak ?” ujar kami lagi
“Sudah lama tidak “ngelimbang” (mencari pasir timah) dan harga timah pun murah,” ujar bapak Harjono penuh semangat seolah olah mengeluarkan perasaan yang terpendam selama ini.

Pak Harjono pun menyampaikan bahwa dengan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) Rp. 600.000,- per bulan sangat membantu terutama bagi masyarakat miskin dan akan berhemat untuk antisipasi Covid-19 yang belum pasti kapan akan berakhir.

Selepas dari rumah pak Harjono, kami ke penerima manfaat yang lain yaitu ibu  Sahina   (60 tahun) sebagai warga miskin yang masuk kriteria  anggota keluarga (suami) berpenyakit kronis/menahun  dan juga kehilangan penghasilan  akibat  covid–19  menyatakan sangat bersyukur dan berterima kasih dengan Pemerintah khususnya Pemerintahan Desa Air Batu Buding  karena sudah mendapat bantuan BLT DD berupa uang tunai Rp. 600.000,- per bulan.

Kami berempat, Saya (TA PMD), Apritania Syaifutri (PDP), Belicka Oktaria (PDTI),  Satrio (Babinkamtibmas)   dan Hidayat Adaw (PLD).  Memulai percakapan santai dengan terlebih dahulu memperkenalkan diri, kami memperoleh  hasil yang menarik yang bisa kami catat.

Ibu Sahina tinggal dengan suami dan satu orang anaknya, sehari-hari mendapatkan/ mengharapkan bantuan dari anak-anaknya yang sudah menikah serta membuka warung kecil disamping rumah untuk berjualan pecal dan makanan kecil.

“Maaf dengan ibu siapa,”  sapa saya mengawali percakapan
“Sahina,” kata ibu ini dengan wajah yang terus tersenyum dalam aksen bahasa Belitung  yang kental di rumahnya yang sangat sederhana.
“Di rumah ini tinggal ?”  ujar saya lagi
 “Di rumah ini kami tinggal bertiga, aku, suami dan anak ku yang paling tua ,” tambah ibu Sahina
“Uangnya akan dibelanjakan untuk apa bu ??” kata Saya, juga ikut bahagia melihat wajah ibu Sahina yang ceria.
“ Untuk kebutuhan sehari-hari terutama, terutama mendekati lebaran, banyak kebutuhan yang harus dibeli,” ujar ibu Sahina

Ibu Sahina yang mempunyai 6 (enam) orang anak yang sudah berkeluarga semua didata langsung ke rumah oleh pak RT sebagai penerima manfaat. Beliau menyatakan bahwa sangat senang mendapat bantuan BLT DD dan perhatian pemerintah ini.

Pada saat ditanya apa harapan kedepan dengan bantuan dari pemerintah ini.
Beliau mengatakan,“Tidak ada harapan apapun, sudah cukup dengan bantuan ini dan sangat berterima kasih”

“ Aku sudah tua, sudah tidak banyak lagi yang diharapkan,” ujar ibu Sahina. Terlihat terharu dan ada  genangan air mata yang sempat mengalir disudut kelopak matanya.
Beliau cuma masih memikirkan nasib dan masa depan anak-anak.

Satu pemikiran dari orang tua  yang masih mengkhawatirkan anak-anaknya, sangat   sederhana tapi menjadi bukti kasih sayang  yang tiada henti  dan disaat perekonomian masih belum menentu.  
Kami akhiri percakapan dengan ucapan semoga Ibu  dan sekeluarga  selalu diberi kekuatan, kesehatan, limpahan rizki dan keselamatan.

Bersama Ibu  Sahina  Sebagai Salah Satu Penerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) TA 2020


Terlihat bahwa masyarakat miskin sangat terdampak terutama secara ekonomi oleh pandemi Covid-19. Pada saat kondisi normal saja kehidupan mereka sudah sulit, apalagi dengan kondisi sekarang.   Memang tetap diperlukan kepedulian dan solidaritas sosial dari Pemerintah dan komunitas masyarakat dalam memperhatikan kelompok-kelompok masyarakat marginal disekitar lingkungan kita. 


“Semangat Solidaritas Bersama”


                                                                                                                                    Salam Solidaritas :
                                                                                                                                    Apritania Saifutri  (PDP)
                                                                                                                                 Belicka Yan Octaviani (PDTI)
            Satrio (Babinkamtibmas)
              Hidayat Adaw (PLD)
                                                                                                                                   TA, PD, PDTI  Belitung

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

PANEN UBUR UBUR